RSS

Akhir Pencarian

19 Nov

Q telusuri satu persatu gugusan gunung untuk mencari sebuah makna
Q arungi samudera biru untuk mendapatkan sebutir mutiara kepastian
Q tertunduk lemah dan lunglai bagaikan musafir yang tidak punya arah……..

Perlahan tapi pasti air mata q bergulir dan bibir ini bergetar…
disaat q menyadari betapa rendahnya dan hinanya diri q di hadapan Mu ya Allah
aq lah manusia bodoh yang tidak mengerti dengan kata sabar
ag lah manusia yang merugi karena lalai dengan Dien Mu
aq lah manusia yang tak bisa bersyukur karena di bimbing oleh ego
aq lah manusia serakah yang mendahulukan dunia

Ya Robbi…….
dengan malu q bersujud dihadapan Mu memohon ampunan
Ya Rohim…….
dengan tertatih q angkat ke-2 telapak tangan ini mengharapkan petunjuk Mu
Ya Rohman…..
dengan penuh penyesalan terimalah toubat q
Ya Allah…….
dengan penuh keikhlasan dan pasrah bimbinglah hidup q

Iklan
 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 19 November 2009 in Renunganku

 

Tag:

6 responses to “Akhir Pencarian

  1. ulan juventus

    20 Maret 2010 at 3:46 pm

    the best,.
    it’s okey’z,.

     
  2. reni

    14 Oktober 2010 at 1:18 pm

    * Pernahkah Kau jatuh saat ingin mengejar sesuatu di depanmu?
    kegagalan* Pernahkah Kau gagal saat mencoba sesutu hal yang orang lain anggap hal itu mudah?

    * Dan pernahkah Kau merasa terkucilkan disaat semua orang tak menghiraukan keadaanmu?

    Dan apa yang Kau lakukan setelah itu? menyerah?atau bangkit kembali dari hal tersebut?

    * Saat Kau ingin mengejar sesuatu yang ada di depanmu baik itu abstrak maupun nyata, TERUSLAH KEJAR! Kalaupun ada batu yang banyak dan membuat kau terjatuh tetaplah berjuang untuk terus berlari ke depan.

     
    • putianggraini

      3 November 2010 at 2:20 am

      makasih komennya…. tapi terlebih dahulu saya minta maaf…
      sepertinya mba reni mengartikan puisi saya dari sudut pandang yang berbeda, It’s ok… krn apa yg tertulis, orang akan memandang dan mengartikannya dari sudut pandang mereka. ada yg sudut pandangnya sama dg si penulis ada yg berbeda… tapi apapun itu perbedaan adalah warna yg indah bila disikapi dg bijak.
      salam damai…….

       
  3. Oshin

    15 Oktober 2010 at 2:35 pm

    terima kasih bunda
    kalimat2mu menggugah sadarku
    semoga ia mampu bertahan ditengah hempasan gelombang nafsu dan badai keinginan yang tak terkendali

     
    • putianggraini

      3 November 2010 at 1:53 am

      aminnn…. semoga berhasil dan mampu….

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: