RSS

Cerpen: LARA HATI YANG SUNYI ~bag 8~

24 Jan

Jam 4.00 wib subuh ku aku terbangun. Ku dengar suara orang sedang melantunkan ayat-ayat suci Allah, dari mushola dekat rumah. Kenapa subuh ini dingin benar, tidak seperti biasanya. Apa karena hujan dari semalam dan subuh ini masih saja hujan deras. Ku tarik kembali selimut dari bahan wol yang berwarna hijau. Ku meringkuk di dalamnya mencoba menghangatkan badan. Tanpa sadar ku terlelap kembali dalam buaian mimpi.

Kumandang suara azan subuh membangunkan ku kembali. Dengan agak malas ku beranjak ke kamar mandi. Di dalam kamar mandi aku jadi bingung, mencoba mengingat-ingat apa yang kurang. Kutepuk jidatku, ternyata aku lupa bawa handuk.

“hahahahahaha…dasar pikun”,maki ku dalam hati.

Selesai mandi ku langsung ambil air wuduk. Meskipun subuh hari ini terasa sangat dingin tapi terasa tentram dan sejuk. Di dalam kamar ini ku sholat sendiri, terasa tenang dan sunyi. Selesai ku berzikir, ku curahkan semua isi hati ini pada Allah SWT mengharapkan pengampunan dan pertolonganNya.

“Ya Allah dihadapan Mu ku teteskan air mata ini, dikeribaan Mu ku tundukkan hati dan jiwa ku…..dengan rasa malu ku angkat tanggan ini… itu semua kulakukan hanyalah untuk mendapatkan ampunan Mu atas dosa yang telah aku lakukan, begitu zalimnya hamba Mu ini terhadap diri sendiri ya Allah. Ampunilah hamba Mu yang hina ini”.

“Ya Illahi ketegaran dan keridhoan Mu ku harapkan, untuk  hati yang lemah ini”.

“Ya Robbi kepada Mu aku memohon dinginkanlah panasnya kalbu ini dengan embun keyakinan dan padamkanlah bara jiwa ini dengan air keimanan”.

“Hanya kepada Mu aku memohon dan hanya dari Mu lah semua pertolongan. Ya Allah Engkaulah sebaik-baiknya pelindung dan penolong. Amin….”.

Aku hanya mampu tertunduk dan terisak di atas sajadah. Perlahan ku berdiri mengambil kitab Alqur’an. Di subuh yang hening ini ku coba bercakap-cakap dengan Mu ya Allah. Ku adukan semua yang kurasakan lewat membaca kalam-kalam Mu ya Robbi. Baru satu halaman ku baca, aku berhenti, tak mampu diri ini menahan tangis yang terisak-isak. Betapa penyayangnya Engkau dan betapa lembutnya Engkau ya Allah.

Disaat aku siap-siap mau berangkat ke kantor, tiba-tiba hp ku berdering. Kulihat ternyata itu sms dari kamu orang misterius. Ku buka sms yang kamu kirim.

“Non, pagi ini masih gerimis jangan lupa pakai payung dan jaket kalau mau berangkat kerja. Dan jangan lupa minum teh  hangat dan sarapan ya. Kamu itu orangnya gampang masuk angin dan malas sarapan pagi. Jaga kesehatannya”, itu isi sms mu.

Betapa senangnya hati ini ada yang peduli dan memperhatikan ku. Tapi bagaimana dia juga tahu kalau saya itu gampang masuk angin dan lalai kalau masalah sarapan.

“Aaahhh masa bodoh dengan semua itu. Mulai sekarang aku tidak akan bertanya dan tidak akan peduli lagi dari mana dia tahu semuanya tentang ku. Yang penting sekarang aku senang karena ada yang perhatian sama aku, walaupun aku tidak tahu siapa orangnya, bagaimana rupanya dan tidak pernah dengar suaranya. Karena tiap ku coba telphon tidak pernah diangkat”, kata ku sambil membalas sms dari orang misterius.

“Terima kasih ya sudah mengingatkan aku”.

“Ya… hati-hati di jalan, jangan buru-buru karena jalan licin setelah diguyur hujan”, balas sms mu.

“Ya… aku akan super hati-hati”, balas ku lagi sambil tersenyum. senyum pagi yang begitu tulus keluar dari hati ini.

Pagi ini terasa ringan langkah kaki ku. Sekarang aku tidak akan kesepian dan sendiri lagi. Kini kau benar-benar ada untuk ku orang misterius. Sepertinya kau selalu menemaniku dan menghibur ku, meskipun kita tidak pernah bertemu tapi aku merasa nyaman dan tenang dengan kehadiran mu. Perlahan ku mulai bisa menatap dunia, dan mulai merasakan betapa indahnya hidup ini.

Ku rapikan jaket jeans yang ku pakai untuk menghangatkan tubuhku dari rasa dingin di luar. Sambil mengembangkan payung ku langkahkan kaki keluar dari rumah. Pagi ini bagaimanapun keadaan cuaca aku harus tetap ke kantor.

“Assalammualaikum mbok.., aku berangkat dulu”, salam ku pada mbok Samin.

“Waalaikum non, hati-hati ya non”, sahut mbok Samin sambil memperhatikan diri ku yang lagi menembus gerimis yang mualai lebat di pagi ini.

“Ya …mbok”. jawab ku.

Iklan
 
15 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Januari 2010 in Cerpen

 

Tag:

15 responses to “Cerpen: LARA HATI YANG SUNYI ~bag 8~

  1. BENY KADIR

    24 Januari 2010 at 9:59 am

    Oh,ya,begini kelanjutannya.
    Misterius tapi perhatian.
    Masih ada kelanjutannya, Mba?

     
    • putianggraini

      24 Januari 2010 at 1:23 pm

      maasih ini baru 2/3 ceritanya. tunggu aja kelanjutannya lagi ya…. lebih seru dan mengharu biru… hehehehe….

       
  2. BENY KADIR

    25 Januari 2010 at 9:45 pm

    Ok,selalu ditunggu,Mba!

    Selamat pagi,selamat bekerja!

     
  3. BENY KADIR

    31 Januari 2010 at 12:00 am

    Selamat pagi,Mba!
    Apa kabar?
    Harap selalu sehat dan tetap semangat.

     
    • putianggraini

      31 Januari 2010 at 1:23 am

      pagi jg mas… kabarnya baik2. gimana Flores… asli sana atau bukan??? gawe dimana???? ko ga ada fotonya siii….

       
  4. BENY KADIR

    11 Februari 2010 at 4:38 am

    O,ya,Mba.
    Sekarang baru ke halaman ini lagi.

    Saya asli Flores dan tinggal di pedalaman,Mba.
    Kalo Mba di Jakarta ato di mana,ya?

     
    • putianggraini

      11 Februari 2010 at 6:25 am

      saya tinggal di Jakarta mas….. wah enak ya tinggal di daerah yang udaranya masih bersih dan hidup menyatu dengan alam…..bisa mendaki gunung dan main disungai yg airnya masih jernih . saya jadi iri……… mas baru baca bagian ke 8 ya… padahal udah sampai bag- 9 lho.

       
  5. BENY KADIR

    11 Februari 2010 at 7:48 am

    Biasanya org kampung iri sama org kota karena berbagai kemudahan dan kegemerlapannya,hehehe
    Semua yg Mba tulis di sini sudah dibaca.
    Cuma tdk enak kalo di setiap postingan ada komentar saya.
    Karena saya mengelola blog cuma menggunakan HP,saya blm tau caranya utk masukkan di blog.Kalopun dpt, paling2 foto anak saya yg akan ditampilkan.

     
  6. putianggraini

    11 Februari 2010 at 10:00 am

    kemerlatan itu semu mas…..tapi kehidupan di daerah yg asri dan tenang itu yg hakiki mas….. saya lebih suka hidup menyatu dengan alam… main disawah di gigit pacet… nangkap ikan di sungai… masuk kesemak belukar untuk melihat kehidupan serangga atau mendaki gunung untuk melihat pohon2 yg rindang dan besar2.
    terus terang saya ga betah tinggal di kota besar tapi takdir hidup membuat saya harus bertahan di sini….
    knp ga enakkan… saya malah senang kalau setiap posting ada yg komen… karena dari komen itulah kita belajar untuk baik… ya kan.
    knp ga beli laptop atau komptr saja mas…. maaf ya kalau pertanyaan saya ini salah. mas sukunya asli flores atau suku jawa atau…….

     
    • DJ_Di**z

      11 Februari 2010 at 6:46 pm

      hati yg tenang sdh tdk terpengaruh dengan keadaan,justru keadaanlah yg akan terpengaruh olehnya.

      desa/kampung/kota hanya sebutan manusianya sama saja,sama2 punya sedih,suka,lapar,haus,sakit dan kecewa.

       
      • putianggraini

        11 Februari 2010 at 11:58 pm

        sedikit banyaknya suasana jg mempengaruhi rasa hati abi Diyaz……

         
  7. BENY KADIR

    11 Februari 2010 at 10:17 am

    Mungkin ada benarnya,Mba punya kerinduan utk menikmati keasrian alam desa setelah jenuh dgn hiruk-pikuknya kota.Tapi,itu juga perasaan yg sementara.
    Begitulah,manusia.

    Komputer/laptop?
    Mana ada di kampung,Mba.
    Operasinya,bagaimana dan belajar di mana?
    Jadi,susah sekali.
    Mungkin suatu saat bisa juga.

    Saya asli Flores dan kesulitan mengerti bahasa jawa ataupun bahasa gaul yg berkembang di kota.Demikianpun dgn penulisan pd kalimat postingan dan komentar saya. Terlalu kaku dan terkesan formal,Mba.
    Harap maklum.

     
    • putianggraini

      11 Februari 2010 at 12:31 pm

      saya aslinya juga orang desa mas… senang berkubang ma lumpur dan uber layang2 putus. sering di gigit penyengat krn suka krasak krusuh di semak…. bahasa mas ga kaku ko…. malah enak dibaca. saya malah nyambung kalau bicara ma mas.
      tidak susah ko mengoperasikan laptop/ komputer. saya juga tadinya awam bgt ma komputer, saya belajar otodidak sampai harus instal komputer 3x krn error. habis saya mencet2 semua program dikomputer yg saya ga ngerti. hahahahahaha… sampai teman2 saya geleng2 kepala.
      saya suka alam flores yang masih alami jauh dari eksplotasi dan lautnya masih biru bersih……

       
      • DJ_Di**z

        11 Februari 2010 at 6:42 pm

        mau dong ngajarin saya…..mode berharap : ON

         
  8. putianggraini

    13 Juni 2011 at 7:26 pm

    Abi…..
    jangan goda bunda mulu napa????
    padahal yang seniorkan abi….kalau masalah komputer atau masalah internet/blog.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: