RSS

Kosong

23 Feb

Ayah....Ibu...andai dulu kita selalu bersama ....????

Aku bersembunyi dalam sunyiku

Kupapah jiwaku yang terluka

Melewati dinginnya malam

Dimana harus kusandarkan tubuh lemahku ini?

Cukup lama aku sendiri menjalani hidup

Tanpa satu pun sahabat yang bisa mengerti

Sementara persaingan hidup kian kejam

Tak sedikit pun menyisakan belas kasihan

Aku terus mencari titik pertemuan dengan separuh sukmaku

Retaknya perahu yang kutumpangi

Telah membunuh sebagian jiawaku

Sehingga langkah kakiku pincang

Jiwaku tak sempurna

Kekuranganku kadang menyulut salah paham bagi orang lain

Kata yang kuucap tak jarang menggoreskan luka dihati sesama

Aku tak pernah menyalahkan, kenapa orang sangat sulit memahamiku

Karena aku memang sulit dimengerti

Mungkinkah harus kuhentikan pencarian sia-siaku?

___by Abu Diyaz ___

Iklan
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Februari 2010 in Isi Hati

 

4 responses to “Kosong

  1. BENY KADIR

    28 Februari 2010 at 11:26 am

    Ketika tak ada seorang pun yg dapat dijadikan tempat tumpuan dan harapan,ketika tak seorang pun yang mau mengerti,hanya kepada Tuhanlah kita berharap dan berserah diri.

    Puisinya bagus,ya?

     
    • putianggraini

      28 Februari 2010 at 11:36 pm

      makasih mas…… selamat pagi. bagaimana keadaan flores…..

       
  2. BENY KADIR

    1 Maret 2010 at 2:10 pm

    Baik-baik saja,Mba.
    Walau dirundung banyak bencana.

     
    • putianggraini

      2 Maret 2010 at 6:49 am

      bencana apa mas…. saya ikut prihatin ya>>>>>

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: