RSS

Sepenggal Asa Yang Nyaris Redup

12 Mei

Harapan akan masa depan yang lebih baik merupakan pendiang dikala hawa dingin kesulitan mendekap jiwa. kehadirannya selalu membangkitkan kembali gairah hidup yang nyaris padam diterpa angin cobaan. Tanpa harapan seorang ibu mungkin akan merasa cukup melahirkan satu kali saja, tanpa harapan, bisa jadi seorang petani sudah merasa cukup punya sekarung gabah. Harapan acap kali menjadi penolong disaat hati mulai goyah menatap masa depan. ia mampu melambungkan kembali asa yang hampir tenggelam diterjang ganasnya badai kehidupan.

Cobaan hidup tak jarang hilang dari ingatan bukan karena terpecahkan, melainkan tertutupi oleh cobaan lainnya yang datang berwujud lebih mengerikan, akhirnya ia pun semakin menumpuk didasar hati. Satu belum selesai, datang lagi problem lainnya, begitu terus tanpa pernah mengenal berhenti. laksana menyalip kendaraan di jalan raya, maksud hati menyalip truck biar mata dan hidung aman, eeeeeee…… didepannya melenggang truck sampah dengan santai.

Apakah  akhirnya langkah kita terhenti disini? ataukah semua kesulitan itu akan memicu kita agar lebih kreatif dalam mencari solusi?

” Masa depan bukan hanya bagaimana kita berusaha untuk maju, tapi juga bagaimana kita akan menjalani situasi yang sering tidak sejalan dengan harapan “.

Iklan
 
7 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Mei 2010 in Catatan Kecil

 

Tag:

7 responses to “Sepenggal Asa Yang Nyaris Redup

  1. Rina

    13 Mei 2010 at 4:10 pm

    Kita harus hidup dengan harapan. Namun, akan jadi masalah jika tidak sesuai dengan kenyataan…

    Semangat mbak 🙂
    _____________________________________________________
    angin kadang tak sesuai dg harapan nelayan, makasih supportnya

     
  2. Duniaku

    14 Mei 2010 at 6:40 am

    harapan bisa membuat kita tetep semangat untuk menjalani hidup…namun jangan putus asa jika kenyataan tidak sesuai dengan harapan… salam kenal 😀
    ________________________________________
    semoga tetap semangat . salam kenal kembali

     
  3. BENY KADIR

    15 Mei 2010 at 3:31 am

    Tidak!
    Kita tak boleh berhenti berharap.
    Asa adalah kekuatan buat kita lebih kreatif menghadapi situasi hari ini demi menggapai masa datang.

    Salam dan selamat berakhir pekan,Mba.
    Moga sehat dan bahagia slalu.

     
  4. ritasusanti

    15 Mei 2010 at 12:27 pm

    Iya, harapan lah yang membuat kita masih bisa tetap bertahan di hari ini. Harapan bagaikan cahaya yg menuntun kita agar bisa terus melangkah..
    _________________________________________________
    benar mba….hidup ga punya harapan ibarat mayat hidup kali ya….
    hehehehehehehe….

     
  5. Tour, Food, and Health

    15 Mei 2010 at 5:28 pm

    dengan harapan jiwa ini berdenyut..semoga harapan tertinggiku adalah bertemu dengan Tuhanku dalam keadaan baik…amiiin…
    ___________________________________
    semoga akhir hayat kita husnul khotimah

     
  6. Tour, Food, and Health

    15 Mei 2010 at 5:30 pm

    dengan harapan jiwa ini berdenyut…
    _________________________________
    benar karena harapan adalah semangat kehidupan…..

     
  7. yanrmhd

    16 Mei 2010 at 1:19 pm

    hidup tidak akan berhenti selama jiwa masih menempel di jasad,
    banyak cobaan dan rintangan untuk menjadikan kita dewasa…

    tetap semangat, do the best…bismillah.. 🙂
    ____________________________________________________
    betul….betul…betul….
    two thumbs for you…….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: