RSS

KETIKA ISTRI MENANGIS

03 Apr

Jika seorang istri menangis dihadapanmu,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.
“Hargai lah ia sebelum terlewat…”

Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya….

Seorang istri tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi. Dia menjadi lemah.

Seorang istri tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu, Dia akan menurunkan rasa egoisnya.

Lelaki, jika seorang istri pernah menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan pengertian.
Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.

Lelaki, jika seorang istri menangis karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.

Saat dia menangis didepanmu, Saat dia menangis karenamu,
Lihatlah matanya….
Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?

Pikirkan….
Istri mana lagikah yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu……

Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan

Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam
tidaklah memungkinkan lagi.

Lelaki
Pikirkanlah tentang hal itu

Jika seorang istri menangisi hatinya untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.

Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya….

Tapi dia sering dilupakan oleh suami karena satu hal…
Bahawa “Betapa berharganya dia”…

Pertimbangkanlah

Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk bilang ‘MAAF’!!

 
30 Komentar

Ditulis oleh pada 3 April 2011 in Isi Hati

 

30 responses to “KETIKA ISTRI MENANGIS

  1. nurrahman18

    3 April 2011 at 1:42 pm

    disimpan dulu artikelnya,kelak klo sudah punya istri sahaja hehehe😀

     
    • putianggraini

      12 Mei 2011 at 6:18 am

      jangan disimpan saja tapi dipahami mas… hehehehehe…..

       
      • VayTeuk

        3 Juli 2011 at 8:42 am

        baca ini jd ingin menangis….

         
      • putianggraini

        6 Juli 2011 at 10:59 am

        cup…cup…cup…jgn nangis…ntar matanya merah n bengkak…
        terima kasih dah berkunjung ke blogku ya…

         
  2. Media Desa

    25 Januari 2012 at 4:52 pm

    Hhhhhhh… karena wanita selalu ingin dimengerti…

     
  3. Fredy

    3 Februari 2012 at 4:34 pm

    Ga bisa komen apapun selain…… Hik…😥

     
    • putianggraini

      12 Maret 2012 at 3:20 pm

      jangan nagis to mas….ntar habis tissu…hehehehe terima kasih dah mampir…

       
  4. nandang

    12 Maret 2012 at 6:51 am

    sangat menyentuh hatuku…….. tapi sayang suamuku selalu ogois, tidak pernah sedikitpun dia bertanya kenapa aku menangis

     
    • putianggraini

      12 Maret 2012 at 3:25 pm

      yang sabar ya mba…hidup ini adalah pilihan… disuami terletak surga dan neraka bagi kita kelak diakhirat…jika mba sabar dan ikhlas dg keterbatasan yg dimiliki suami Insya Allah Surga menanti mba…

       
  5. Taufik Hasan

    23 April 2012 at 2:55 pm

    ketika seorang istri menangis terkadang suami tidak pernah mau mengerti, tak pernah meliriknya bahkan membiarkannya pergi…kenapa sering terjadi seperti itu, padahal istri dengan setianya menunggu kedatangan suami.

     
    • putianggraini

      24 April 2012 at 11:51 am

      Ya mas taufik…kenapa begitu..? bukankah seorang istri telah banyak mengorbankan semuanya utk suami…kenapa para suami sering tidak memahami akan sedih dan duka yg sering ditahankannya di dalam bathinnya…. memang sangat ironis bila seorang suami membiarkan istrinya menangis karena sikapnya….
      itulah wanita disanjung tp dilecehkan, termahal tp dimurahkan, terindah tp tak merasa indah….
      andaikan seorang suami bisa menatap seorang istri dengan hatinya, merasakan suaranya dr hatinya dan merasakan sakitnya dari hatinya…
      tentu seorang suami akan paham akan rasa yg sedih yang dirasakan oleh seorang istri.

       
  6. Taufik Hasan

    25 April 2012 at 3:04 pm

    terkadang suami tidak perduli ketika istrinya menangis, dia tidak menghiraukannya karena telah asik dengan kehidupan barunya dia….apa yang harus dilakukan seorang istri?

     
    • putianggraini

      26 April 2012 at 1:54 am

      bila suami sudah tidak bisa lagi diharapkan akan mengerti dan ga peduli dengan kesedihan sang istri, hanya Allahlah satu2nya harapan…memintalah padaNya mana yg terbaik yang harus dilakukan di dalam memilih perjalanan hidup, mintalah di dalam sujud, didalam heningnya zikir dan di dalam lantunan ayat2 suci alqur’an. insya Allah Allah akan memberikan sebuah jawaban yang terbaik apa yg harus kita tempuh….. dan ridholah terhadap apa yg telah Allah atur untuk kita…jangan coba ikut mengatur apa yg sudah Allah atur untuk kita, karena pengaturan Allah lebih baik utk kita, meski kita merasakan aturan itu sakit tp pahami hikmah dan kebaikan di balik pengaturan Allah. akhir dari pengaturan Allah adalah kebahagian dunia dan akhirat….

      semoga para suami memahami rasa sedih dan duka istri. hanyalah tangisan yg dimiliki oleh sang istri disaat dia benar2 terluka hatinya…hanya air mata yg dia punya…bukan karena dia cengeng/manja tapi karena dia sudah tak mampu lagi untuk berkata tentang kesedihannya…..

       
      • tiwicahyasaridewi

        6 Mei 2012 at 12:47 pm

        bagaimana kita mengetahui jalan yang diberikan Alloh untuk kita adalah jalan yang terbaik. walaupun menyenangkan atau menyedihkan kita tidak tau apa yang Alloh gariskan kepada kita. dan bagaimana caranya?

         
      • putianggraini

        26 Juni 2012 at 1:55 am

        Dengan melihat hikmah yg terkandung dalam setiap ujian dan cobaan… karena setiap yang ditetapkan Allah untuk kita selalu ada hikmahnya. untuk kita jadikan pedoman dalam mejalani kehidupan ini.
        dan selalu mendekatkan diri dan minta petunjuk-Nya. Isya Allah kita akan tahu akan rencana Allah untuk kita. apapun yang di tetapkan Allah pada kita itu semua adalah kebaikan untuk kita. karena Allah tidak pernah memberikan kesusahan dan keburukan pada makhluk-Nya. hanya saja kita sebagai hamba-Nya yg tidak mau belajar dan memahami hikmah yg terkandung dalam setiap perjalanan waktu dari umur kita. kita selalu lebih mendahulukan mengeluh daripada bersabar dan ridho serta bersyukur atas semua ketentuan Allah pada kita.

         
  7. blogger herlianibuol

    6 Juli 2012 at 6:31 am

    ketika aku membaca artikel diatas, jujur hatiku langsung mengigat ibu betapa tersiksanya beliau…
    maafkan aku bu…

     
    • putianggraini

      26 Juli 2012 at 8:44 am

      Semoga Ridho Allah… selalu menyertai ibu Anda…. amin…

       
  8. hana kustyana

    10 Maret 2013 at 4:15 am

    benar…seorg istri bila sdh tak kuasa menahan tangisnya didepan suami krn sdh begitu sakit hatinya atas perlakuan suami entah sikap dan perkataannya

     
    • putianggraini

      31 Maret 2013 at 4:33 am

      semoga para muslimah, menjadi istri yg tegar, lebih baik menangis karena berusaha sabar atas siakp/perkataan suami dari pada melawan suami karena akan berakibat fatal untuk sebuah rumah tangga yang sudah dibina berlandaskan cinta dan kasih sayang.

       
  9. Uchuuld

    5 November 2013 at 2:38 am

    Semoga pasangan saya bsa lebih menghargai saya
    Amin

     
  10. JPfx

    3 Februari 2014 at 9:58 pm

    Sebaliknya, ketika sang suami menangis melihat tingkah polah istrinya yang lebih mengejar karir dibandingkan mendengarkan nasehat suaminya, sedangkan suaminya tidak berdaya karena selalu diancam akan dicerai kalau menghalang2i setiap langkahnya untuk berkarir, padahal langkahnya adalah langkah yang tidak baik?? lebih memilih taat kepada pimpinan dibandingkan suami?? dan dia menangis karena hatinya galau antara mengejar karirnya dan taat pada suami?? suami tidak berdaya karena melihat 3 buah hati yang kecil-kecil?? ada pihak ke-3 yang ikut bermain?? bagaimana tangis wanita ini??

     
  11. putianggraini

    9 Februari 2014 at 2:43 am

    saya turut prihatin atas apa yg mas hadapi…..maaf tangis yg saya maksud disini adalah tangisan seorang istri yg sedih krn sikap suaminya yg membuat hatinya terluka. bukan tangisan krn galau antara karir dan taat pada suami. maaf seharunya istri mas tidak perlu galau krn dlm ajaran islam sudah jelas diberi tahu bahwa kewajiban seorang istri adalah taat pada suami. kl mas memang sudah mampu dan mapan dlm memenuhi kbutuhan ekonomi tidak ada alasan sang istri bekerja, apalagi mengejar karier. TIADA RIDHO ALLAH PADA SEORANG ISTRI APABILA SEORANG SUAMI TIDAK RIDHO PADANYA. Apalah artinya karier bila itu akan menyeret ke neraka krn tiada ridho suami. mas seorang imam dlm rumah tangga, mas seharusnya bisa bertindak bijak dan tegas. Apapun yg dilakukan oleh istri mas, diakhirat nanti mas akan diminta pertanggung jawabannya. cobalah kasih pengertian yang lebih dlm kepada istri mas, bukan dari segi dunia saja tp jauh dari segi agama dan akhirat nanti. dan memohonlah pada Allah utk dibukakannya hati istri mas semoga dia sadar akan posisinya sebagai seorang istri.

    saya doakan semoga rumah tangga mas baik2 dan semoga istri mas cepat menyadari kekeliruannya.

     
  12. YUDHA WARDHANA

    15 November 2014 at 3:15 am

    Alhamdulillah… artikel yg bagus,,
    “sdkiti share” sy jg mmpunyai problem rt dlm mmbimbing istri sy smpai saat ini, hingga membuat sy bertahan hnyk krn 2 buah hati kami. Tp jika kita kembali kdlm ajaran islam “Allah SWT tidak akan menciptakan segala sesuatunya dengan sia-sia” maka kita (suami) hanya bisa bersabar dan tetap berdoa serta memohon pada Allah utk dibukakannya hati istri semoga dia sadar akan posisinya sebagai seorang istri. Sy bukan org yg taat beribadah tp sy mencoba memulai sholat dan mengajarkan sholat kpd ank2 sy & istri sy. Subhanallah hal itu berpengaruh walaupun tdk 100% (mngkn krn ibadah sy yg jg blm 100%). Karena sy percaya “bersabar tanpa beribadah dan berdoa serta memohon petunjuk dari Allah SWT, semua akan sia2”.

    Semoga Allah SWT memberikan kita limpahan rahmatnya dan anugerahnya. Amin

     
  13. zahra

    25 November 2014 at 5:11 am

    bagaimana jka seandainya istri tdk meridhoi suami untk pergi dgn tmannya. .krna istri tdk suka pda tmannya. .tpi suami ttap prgi tampa sepengetahuan istrinya(diam2). .suaminya lebih mementingkan tmannya dri pada istrinya

     
  14. Raisya

    29 Agustus 2015 at 3:00 am

    Iy knpa sh kbxkn lelaki cuek ktk istrx menangs..pdhl dy ign dperdlkn n dmengrt

     
  15. nurhayati

    9 Maret 2016 at 3:39 pm

    Kenapa seorang suami hanya membuat hati seorang istri sedih.

     
  16. dewi yani karina

    8 April 2016 at 12:39 am

    Nyess bgt di hati, baca ni langsung kluar air matanya,..
    Smoga saya bisa kuat dan sabar menjalani smuanya..

     
  17. ida nurul novianti

    3 Juli 2016 at 12:39 pm

    Saya sendiri sering menangis, byk yang membuat saya harus menangis, bahkan klo sudah tdk tahan diam saya pun melawannya, tapi dia sama sekali g ngerti, istri yang mana g sakit jika setiap bicara di bls dg nada tinggi, lbh memilih jln dg teman dr pd hrs diem d rumah,selalu ada alasan berangkat awal,dirumah sibuk dg gadget,tp ksh kabaar istri g pnh kalaupum di kabari pun g ada balasan paling cuma di baca padahal dia sibuk dg hpnya,dan aneh x saya sbg istri g pnh tau apa2,g spt ortu x segala x tau,klo pun saya tanya jawab x asal. Dia terlalu memuliakan ortu x sampai lupa klo punya anak istri yang memamg butuh support. Mungkin d kira dia cukupi nafkah aja. Terkadang saya pgn lepas dr semua ini, g kuat

     
    • Achie

      10 November 2016 at 6:20 am

      Bunda Ida Nurul…sabar bun..kisah bunda serupa dengan saya…dan saat ini kami sudaj tidak serumah hampir seminggu..namun tak ada sedikitpun dia menghubungi saya untuk sekedar bertanya kabar anaknya..saya pasrah bun apa pun akhirnya…

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: