RSS

WANITA DI UJUNG MALAM

19 Agu

Di penghujung malam seorang wanita paruh baya, masih duduk diatas balai-balai.
Menatap sang rembulan, mencari kepingan-kepingan kenangan masa lalunya,
di antara awan yang berusaha menutupi sinar sang rembulan.
Memutar rasa, memutar kata, memutar tanya, memutar nada.
Bahkan hampir tak punya rasa, tak punya kata, tak punya tanya, dan juga tak ada nada.
Ingin mengulang kembali, tapi tak pernah berhenti bersenggama dengan sunyinya malam.

Wanita paruh baya, di sudut malam dalam pekat dan dinginnya.
Mencari hangatnya rasa dalam sentuhan yg tak mampu terlihat.
Dalam wujud yang tak berwujud,dalam harum yang tak tercium..
Memuja saling dirasakan…
Memberi nafas disetiap pertemuan…

Wanita paruh baya, mencoba merajut dalam cerita akan kisahnya,
Bersulamkan benang rindu, tawa, desah ,dan duka nestapa.
Kadang terluka karena tajamnya.
Kadang manja karena keindahannya.

Wanita paruh baya itu merasa berada dalam dua dunia,
meski masih dalam satu dimensi yang sama.
Memberi nuansa lain dalam keterpurukan….
Mengetuk sisi sadarnya agar tak terlena….

wanita paruh baya, melalui suara yg tak terdengar dan dalam keterbatasan
berusaha untuk menemukan sebuah sosok bayangan
seperti roh yang memanggil pasangan jiwanya
berusaha menghidupkan apa yang telah padam
memberi cahaya dalam perjalanan sepinya.

wanita paruh baya itu, membuka kembalai sebuah kisahnya.
Namun sebuah kisah itu, kadang beku dalam kehangatan,kadang menghilang dari pandangan…
ibarat cintanya yang ada namun tiada..
Namun itulah rasa..meski tak terlihat..
namun ada indah tersimpan dalam lipatan jiwanya…

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Agustus 2011 in Puisi

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: