RSS

TIRAI KABUT SUTERA SANG DEWI

28 Agu

Tirai Dingin Kabut FajarTatapan kosong Sang Dewi menembus kabut
yang berjuntai bagaikan tirai sutra di lereng gunung terjal.
Sang Dewi mencoba memahami yang tersembunyi di balik tirai sutra.
Namun tak satupun makna yang dia temukan.

Akankah keangkuhan sang gunung
akan mencurahkan sebuah arti kosong pada Sang Dewi…???
Atau hanya sebuah ilusi tak bermakna…???

Jangan kau hadirkan belenggu raga
Dengan kemauan mu wahai sang gunung
Bebaskanlah sukma mengapai alam sanubari
Mendendangkan kidung nafas kehidupan yang sejati

Biarlah embun menjadi tirai kabut sutra…
Menghantarkan kesejukan dan ketemarangan alam
pada hati yang penuh tanya….

Sang Dewi mendekap alam dalam kebekuan sukma
Hangatkalah jiwa dengan senyumanmu wahai sang fajar…
Hadirkan bulir-bulir sinarmu untuk menggugah keangkuhan sang gunung

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Agustus 2011 in Puisi

 

Tag: , ,

One response to “TIRAI KABUT SUTERA SANG DEWI

  1. someone

    3 September 2011 at 8:49 pm

    melangkahlah wahai dewi. jangan pernah takut akan kabut. berjalanlah dengan sanubari. ulurkan tangan pada malam, krn ia akan menggenggamu dengan kokoh,menembus gunung. disana engkau akan temukan ngarai dan lembah penuh embun dan bunga.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: