RSS

DIAM SANG DEWI

19 Sep

Terlalu banyak huruf-huruf merangkai kata – kata
Menghadirkan kalimat demi kalimat
Berhamburan bagaikan serpihan debu
Dari mulut yang tak bisa diminta tanggung jawabnya

Ku pilih diam bukan karena aku bisu
Tapi terlalu lelah telingaku
Menerima kalimat demi kalimat yang tak ada realitanya

Bicaralah seperlunya
Biar mampu ku cerna dan pahami
Jangan lagi mengobral kalimat demi kalimat padaku
Aku sudah tak sanggup lagi membelinya

Biarkan aku dalam diamku
Jangan kau usik lagi dengan kalimat – kalimat
Yang menjadi hiasan bibirmu

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 19 September 2011 in Puisi

 

Tag: , , ,

One response to “DIAM SANG DEWI

  1. someone

    24 September 2011 at 6:03 pm

    diam adalah emas.
    namun diam takkan mampu membalut kerinduan.
    karena kerinduan datang dalam diam-mu…

    bicaralah seperlunya dan banyaklah mendengar…
    tanyakan pada kerinduan itu….
    dimanakah letak cinta sejati?

    tak perlu menggapai kalimat-kalimat bibir
    karena hanya akan jadi
    hiasan tak bertuan

    biarkan kerinduan dalam diammu
    mencari dan mencari
    hingga ia temukan sendiri
    ketulusan sejatinya….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: