RSS

SEPUCUK SURAT UNTUK INSAN

05 Des

(DARI SYEKH ABDUL QADIR AL-JAILANI)

Sahabatku,
Hatimu adalah cermin yang kotor. Bersihkanlah debu yang melekatinya, karena hati ditakdirkan untuk memantulkan cahaya hakikat Ilahi.

Jika cahaya dari Allah, yang merupakan cahaya langit dan bumi … menerangi hatimu, ia akan menyalakan lentera hatimu, yang berada dalam kaca yang bening, dan kaca bening itu bersinar terang bagaikan bintang … dan, berkilaulah bintang Ilahi dalam hatimu. Kilauan itu memancar dari awan makna yang tak berasal dari timur maupun barat, menyala dari pohon zaitun … cahaya itu memantul dari pohon itu,sangat jernih dan terang seolah-olah memancarkan cahaya meskipun tak disentuh api.1   Ketika itu lentera hikmah menyala terang. Bagaimana mungkin ia padam jika cahaya Allah menerangi seluruh relungnya?

Hanya jika cahaya hakikat Ilahi menyinarinya, barulah langit malam hakikat menjadi terang dan disinari ribuan bintang … dan dengan bintang gemintang (kau akan) temukan jalan(mu)…2   bukan bintang – bintang yang menunjukimu, melainkan  cahaya Ilahi. Sebab, Allah telah menghisasi langit dunia dengan bintang-bintang.3  hanya jika lentera hakikat Ilahi dinyalakan dalam sanubarimu, segalanya akan datang, serempak seketika atau sedikit demi sedikit. Kehadiran Ilahi akan menyirnakan sisi gelap kebodohan. Kedamaian dan keindahan purnama akan terbit dari ufuk cahaya di atas cahaya,4   yang senantiasa terbit di langit, melintasi garis edar yang telah ditakdirkan Allah5  sehingga ia bersinar megah di pusat langit, memecah kegelapan lalai. (Aku bersumpah) demi malam apabila ia menggelapkan … 6 demi cahaya pagi yang benderang …7  malam kebodohan akan menyaksikan cerahnya siang. Kemudian kau akan mencium harumnya zikir dan bertaubat di saat fajar, 8   menyesali umur yang kau habiskan dalam tidur. Akan kau dengar nyanyian pagi:

Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam

Dan menjelang fajar mereka memohon ampunan.9

Allah memandu kepada cahaya-Nya siapa yang Dia inginkan.10

            Kemudian dari ufuk akal Ilahi akan kau lihat terbitnya matahari ilmu hakiki. Itulah matahari milikmu, sebab kau dibimbing Allah dan berada di jalan yang lurus, bukan jalan orang-orang yang sesat.11   kau akan memahami rahasia bahwa:

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan

dan malam pun tidak mungkin mendahului siang.

Masing-masing beredar pada garis edarnya.12

            Akhirnya, ikatan belenggu akan terlepas sesuai dengan perumpamaan yang Allah jadikan bagi umat manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.13  tabir akan terangkat, selubung akan tersingkap dan menampakkan apa yang ada di dalamnya; hakikat akan menunjukkan wajahnya.

            Semua ini berawal sejak kau bersihkan cermin hati. Cahaya hakikat Illahi akan menyinarinya jika kau menghendaki dan mencari-Nya, dari-Nya, bersama-Nya.

Sumber : Sirrul Asrar

…………………………………………………………………………………………………………

1 A-Nur [11]: 35.

2 Al-Nahl [16]: 16.

3 Yasin [36]: 36.

4 Al-Nur [24]: 35.

5 Yasin [36]: 36.

6 Al-Dhuha [93]: 2.

7 Al-Dhuha [93]: 2.

8 Al ‘Imran [3]: 17.

9 Al-Dzariyat [51]: 17 – 18.

10  Al-Nur [24]: 35.

11  Al-A’raf [7]: 178.

12  Yasin [36]: 40.

13  Al-Nur [24]: 35.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Desember 2011 in Cambuk Hati

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: