RSS

Arsip Kategori: Isi Hati

KEHANCURAN JIWA

Kenyataan yang di terima telah membuat,
Luka tak terkatakan
Sakit tak terkirakan….
Tertekan tak tertahankan….
Rendah diri yang tersingkap terang ….
Telah mencabik, memporak porandakan,
dan menghancurkan kepercayaan diri
yang di tegakkan dengan kekuatan diri yang rapuh dan lemah.
Pupus semua harapan yang dicoba semaikan dalam atmosfir kehidupan

Pernyataan itu telah,
Menarik langkah kaki kembali ke belakang.
Menyadarkan siapa diri,
Sebuah kertas yang penuh coretan tinta hitam dan merah
Menyembunyikan diri dalam samudera sunyi, sepi dan duka.
Berdiam dalam gelombang kehancuran,
Terhempas pada terjalnya karang kepahitan anggapan.

Kini Biarkanlah
Bersila diatas batu nisan
Memejamkan mata, mematikan rasa
Menghilang dari dunia alam kebahagian
Memendam keinginan dalam kuburan kenangan
Menegak pahitnya tudingan yang tak berwujud nyata
Selamanya alam ini akan tetap gelap dalam bayangan
Dalam buaian siksaan rasa dan tuduhan
Sendiri dalam kematian yang hidup
Terjalin dalam kepahitan
Kosong hampa

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 10 Desember 2011 in Isi Hati

 

Tag: , , , , , , ,

MUSYAFIR YANG FAKIR DAN HINA

musafir yang fakir dan hina, tolong saya ya Allah

Ya Robbi….

Hamba hanyalah seorang musyafir yang fakir dan hina di dunia ini.
Dalam perjalanan hamba melintasi duniawi yang fana ini,
terlalu banyak persimpangan yang menghadang hamba.

Tanpa petunjuk Mu,
hamba yang lemah ini akan kehilangan arah dan tersesat di belantara duniawi.

Tanpa bimbingan Mu,
hamba yang hina akan menjadi orang yang merugi,
berjalan dengan dugaan dan perkiraan hamba.

Tanpa arahan Mu,
hamba akan terlena dengan pensinggahan yang hamba kira adalah tujuan akhir.

Ya Allah …

Ku sandarkan jiwa dan raga ini pada Mu
Tuntun dan bimbinglah hamba yang lemah dan hina ini dijalan Mu
Jalan yang lurus, jalan yang Engaku ridhoi.
Dalam perjalanan hamba pulang ke kampung akhirat,
menuju kehidupan yang sebenarnya, kehidupan yang abadi.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 30 November 2011 in Isi Hati

 

Tag:

DI DEPAN PINTU ALLAH

YA GHAFUR……

Sungguh hamba sangat malu pada Mu
Betapa banyak kehinaan yang ku dapat akibat dosa
Tetapi Engkau tak pernah bosan memberiku karunia
Dengan linangan air mata penyesalan
Hamba Mu yang lemah dan hina bersimpuh di bawah keangungan dan kebesaran Mu
Memohon pada Mu untuk dibukakan pintu taubat Mu

Hamba ketuk pintu taubatmu dengan penyesalan yang terdalam.
Dengan pengharapan dibukakan, dengan kecemasan tak dikabulkan

Tak akan hamba tinggalkan pintu ini
Hingga Engkau memperbaiki dan menerima hamba
Dengan segala cacat dan aib pada diri hamba
Jika Engkau rida, sungguh itulah kemulian dan kerinduan hamba
Jika Engkau menolak, kepada siapa hamba berharap atas segala dosa.

YA TAWWABU……

Orang – orang mengira diri hamba baik dan mulia
Padahal hamba orang terburuk andai tak Engkau maafkan.

Dalam wahyu yang Engkau nuzulkan.
Engkau berjanji akan mengampuni hamba Mu yang bertaubat dari dosa yang dilakukan
Hamba yakin akan ampunan Mu…ya Robbi,

KARENA….
Ampunan Mu sangat luas melebihi kesalahan hamba – hamba Mu

DAN…
Pintu taubat Mu sangat besar melebihi alam semesta.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 November 2011 in Isi Hati

 

Tag: , ,

BAGAIMANA MUNGKIN

Ya Allah,
jika kebaikan tanpak pada hamba, sungguh itu berkat anugerah dan karunia-Mu.
Namun, jika keburukan tanpak pada hamba, sungguh itu terjadi karena kealpaanku dan Engkau berhak menuntutku.

Ya Allah,
Bagaimana mungkin Kau biarkan diri hamba padahal Kau penjamin hamba?!
Bagaimana mungkin hamba dizalimi padahal Kau penolong hamba?!
Bagaimana mungkin hamba kecewa sementara Kau selalu menghibur hamba?!

Inilah hamba mendekat kepada-Mu melalui rasa butuh hamba kepada-Mu dengan sesuatu yang mustahil sampai kepada-Mu?!

Apalagi yang dapat hamba adukan kepada-Mu, sementara tidak ada yang tersembunyi bagi-Mu?!

Bagaimana mungkin hamba terjemahkan kondisi hamba kepada-Mu lewat kata-kata, sementara semua kata berasal dari-Mu dan kembali kepada-Mu?!
Bagaimana mungkin harapan hamba lenyap padahal ia telah sampai kepada-Mu?!

Bagaimana mungkin keadaan hamba tidak menjadi baik sementara dengan-Mu ia bisa tegak dan kepada-Mu ia kembali?!

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 November 2011 in Isi Hati

 

Tag: ,

BERILAH HAMBA KARUNIA-MU UNTUK SAMPAI KEPADA-MU

Tuhan,
inilah kehinaan hamba tampak dihadapan-Mu.
Inilah seluruh kondisi hamba, tak ada yang tersembunyi bagi-Mu.
Hamba berharap sampai kepada-Mu.

Dengan-Mu, hamba meminta petunjuk kepada-Mu.
Antarkan hamba dengan cahaya-Mu untuk sampai kepada-Mu. Tegakkan diri hamba dengan benar di hadapan-Mu.

Tuhan,
ajari hamba ilmu-Mu yang tersembunyi
dan peliharalah diri hamba dengan rahasia nama-Mu yang terjaga.

Tuhan,
buatlah diri hamba merasakan
hakikat kedekatan dan tuntunlah menuju jalan orang yang ditarik kepada-Mu.
Tuhan, puaskan hamba dengan pengaturan-Mu, bukan pengaturan hamba sendiri,
juga denganpilihan-Mu, bukan pilihan hamba. Naikkan hamba menuju pusat kehinaan hamba.

Tuhan,
keluarkanlah hamba dari kenistaan diri hamba.
Bersihkan hamba dari rasa ragu dan syirik sebelum memasuki lubang kubur.

Hanya kepada-Mu hamba memohon pertolongan.
Karena itu, tolonglah diri hamba.

Hanya kepada-Mu hamba bersandar.
Karena itu, jangan abaikan diri hamba.

Hanya kepada-Mu hamba meminta.
Karena itu, jangan kecewakan diri hamba.

Hanya karunia-Mu yang hamba harap.
Karena itu, jangan Kau menolaknya.

Hanya kepada-Mu hamba mendekat.
Karena itu, jangan Kau menjauh.

Dan hanya di pintu-Mu hamba berdiri.
Karena itu, jangan Kau usir hamba.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 November 2011 in Isi Hati

 

Tag: , , ,

YA ALLAH, JIKA AKHIRAT LEBIH BAIK, PANGGILAH HAMBA SEGERA

Ya Allah, jika tiada kebaikan untuk hamba di dunia ini lagi, panggilah hamba cepat kembali kehadirat-Mu…..

Ya Robbi sungguh hamba tak mampu dan tak sanggup lagi hadapi rasa sakit ini. Hamba tak sanggup lagi dipermainkan oleh nafsu dunia.

Ya Rahim… Engkau sangat pengasih pada umat-Mu, hamba yang benar-benar tiada daya ini mengadu kepada Engkau mengharapkan kasih sayang Mu menyirami hati hamba yang sangat terluka oleh insan ciptaan Mu.

Ya Allah … begitu besarkah kesalahan hamba pada insan mu sehingga begitu sakit yang hamba rasakan akan perlakuannya. Hamba selalu berusaha mencoba bersabar menerima semua takdir dari Engkau ya Allah. Tapi kenapa insan Mu masih saja menyakiti hamba. Hamba memilih untuk mencoba diam menahankan rasa sakit ini tapi mengapa insan Mu masih saja menyiksa hamba.

Ya Allah, hamba sudah tidak berdaya lagi, hamba coba menahankan rasa sakit itu dalam setiap aliran darah hamba, hamba coba menikmati rasa sakit itu dalam hati hamba. Tapi mengapa insane Mu masih saja menyakiti hamba dengan tulisan-tulisannya ya Allah, hamba mencoba belajar diam untuk tidak mengganggu dia, tapi kenapa dia masih saja menyakiti hamba ya Allah.

Ya Rahim … Engkau yang tak pernah tidur, Engkau selalu tahu dan melihat setiap gerakan dari tubuh dan hati hamba Mu. Apakah ini ujian untuk hamba berikutnya.

Ya Allah, hanya Engkau semata yang tak pernah melupakan hamba, tak pernah dendam pada hamba, tak pernah membenci hamba, dan hanya Engkau yang selalu memberikan maaf pada hamba Mu, meskipun kesaalahan hamba Mu seluas alam ciptaan-Mu dan sebanyak pasir di pantai. Hanya Engkau yang benar-benar penyayang dan pengasih.

Ya Allah, hamba selalu berdoa pada-Mu memohon untuk Engkau hilangkan rasa sayang, rindu dan cinta serta ingatan hamba pada insan Mu, namun sampai detik ini Engkau belum mengabulkan doa hamba. Hamba tak putus-putus berdoa untuk itu, hamba berbaik sangka pada-Mu … Ya Robbi, mungkin ada hal yang telah hamba lakukan tanpa hamba sadari sehingga terhalangnya doa hamba pada-Mu atau memang tiada Kau kabulkan doa hamba karena ada suatu hikmah yang tersembunyi di balik itu,

yang hamba tidak mengetahuinya.

Ya Allah, jika tiada tempat bahagia untuk hamba di dunia ini, dan akhirat lebih baik untuk hidup hamba dari pada dunia ini. Hamba mohon panggillah hamba segera ya Allah. Biar tiada lagi rasa sakit, biar tiada lagi yang tersakiti dan terlukai oleh hamba.

Ya Allah, sungguh hamba sudah tidak punya kekuatan dan daya upaya lagi, Untuk menghadapi ini. Berilah hamba sedikit kekuatan-Mu ya Robbi……………..

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 29 November 2011 in Isi Hati

 

Tag: , , ,

SURAT DARI SAHABAT

Sahabat…….
Dalam hidup banyak cobaan dan derita yang kita alami dan lalui. Namun jangan jadikan itu membuatmu berputus asa atas hidup dan takdir diri. Dan jangan itu pula yang menjadi alasan kita untuk berpaling dariNya, menyembah selain kepadaNya, meminta pertolongan selain kepadaNya dan mengeluh kepada insani.

Sahabat…….
tiada guna kita meratapi,
tiada guna kita selalu bertanya,
kenapa takdir kita buruk,
kenapa kita selalu ditimpa musibah,
kenapa kita selalu menderita,
kenapa kita selalu gagal dalam hidup.

wahai sahabat……
Karena itu semua rahasia Illahi. Bukti kasih sayang Allah kepada kita, cara Allah mengingatkan kita, Cara Allah menegur kita, cara Allah merangkul kita untuk kembali kepangkuanNya.
Untuk bersujud dan menyadari bahwa kita hanyalah hamba yang lemah dan hina di hadapanNya.

Sahabat…..
Sampai butapun mata ini , meratapi itu semua, tidak akan kita temukan jawabannya.
tiada gunanya air mata ini mengalir kalau alirannya itu dari ratapan nasib. Merugi dan sengsaralah kita bila mata ini buta karena menangis meratapi nasib.

Sahabat…..
marilah kita mengalirlkan air mata ini di dalam bermunajat pada Allah
Di dalam memohon ampunannya atas dosa-dosa yang telah kita lakukan
Karena kita telah banyak berbuat maksiat dan menzholimin diri kita sendiri.

Sahabat…..
jadikanlah dukamu, jadikanlah deritamu,
suatu kenikmatan, suatu keindahan.
Tanggamu untuk meraih cinta Kekasihmu.
Sebagai sayap kerinduanmu, yang akan menghantarkan mu mesra saat bersamaNya.

Wahai sahabat…….
marilah kita bentangkan sajadah kita. Sujud semata hanya kepada Dia.
Marilah kita gulirkan biji2 tasbih di antara sela jemari-jemari kita yang lemah tiada daya,
di sela jemari-jemari kita yang kotor oleh dosa. Untuk hening dalam zikir, mengingat Dia semata, menyaksikan hakikat dan meleyapkan tabiat.
Mari kita lantunkan nada merdu dan syair-syair indah kalam Illahi yang mengentarkan dan melembutkan hati, menenangkan jiwa.

Wahai sahabat…..
mari kita ratapi,
marilah kita menangis meratapi, akan dosa-dosa, menyesali memohon ampun kehadiratNya.

Sahabat……..
kasih sayang Allah sangat lembut, melebihi lembutnya sutra surga.
Kenapa kita tidak mencintai Dia…?
Ampunan Allah sangat besar, melebihi dosa hamba-hambaNya.
Kenapa kita sombong tak mau bertobat…?
Sabar Allah sangat luas, melebihi alam ciptaanNya.
Kenapa kita selalu mengeluh pada insan, bukan padaNya…?
Keagungan Allah sangat tinggi, melebihi tingginya langit ketujuh.
Kenapa yang dunia, yang kita agungkan….?
Pertolongan Allah sangat ikhlas, tanpa pambrih.
Kenapa kita minta pertolongan kepada yang punah…?

Sahabat…….
Kita hanyalah hamba yang lemah, fakir dan hina di dunia ini.
Marilah kita memohon pertunjukan dan bimbinganNya
Marilah kita memohon pertolonganNya.
Marilah kita memehon sedikit kekuatanNya.
Mari kita memohon kasih sayang dan keridhoanNya.

Sahabat…..
Banyak persimpangan yang kita temui. Banyak persinggahan yang kita lalui. Banyak godaan yang kita hadang. Dalam perjalanan kita pulang,menuju kampunh akhirat kita. Kampung yang sebenarnya.
Kampung azali kita.

Sahabat….
Tanpa petunjuk dan bimbinganNya, kita musyafir yg lemah, fakir dan hina ini akan tersesat di persimpangan duniawi.
Tanpa pertolonganNya, kita akan terperangkap dalam jeruji godaan duniawi.
Tanpa kekuatan dariNya, kita akan terlena di persinggahan. Sehingga kita lupa akan kampung halaman kita, lupa akan asal kita, lupa akan perjanjian kita denganNya.
Dan tanpa kasih sayang serta ridonNya, kita tak akan mampu menerima dan melalui takdir hidup. Dan kita akan selalu sengsara, dan putus asa karena meratapi takdir yang sudah ditentukan untuk diri kita.

Sahabat……
mari kita kuatkan tekad dan luruskan niat di hati kita untuk meraih RidhoNya. Untuk berjalan dijalanNya yang lurus. Agar kita musyafir yg lemah, yang papa dan hina ini, bisa selamat sampai di tujuan. Agar selamat sampai di kampung kita. Meskipun takdir diri membuat kita tertatih dan terseok-seok dalam menempuh perjalanan yang singkat di dunia fana ini.

Ya Allah…..
tuntunlah kami, jangan Engkau biarkan kami tersesat.
Jangan engkau biarkan kami selalu mengeluh karena tusukan duri, dari semak yang kami lalui di hutan belantara duniawi ini. walaupun duri itu menggores raga kami, mengucarkan darah derita dan meninggalkan bekas kepedihan.
Jadikanlah kami menjadi hamba yang sempurna dengan keikhlasan mengabdi padaMu semata.
Dan berilah kami sedikit kekuatan Mu. Agar kami bisa selalu melalui semua ujian dan cobaan dariMu dengan kesabaran sebagai bekal perjalanan kami.

Ya Robbi,
Jangan Engkau palingkan wajah kami dari Mu, sehingga kami tidak dapat merasakan nikmatnya bermunajat kepadaMu. Jika kami teputus dari Engkau maka musnahlah kami. Karena usia kami hanyalah satu tarikan nafas. Jika kami melalaikan Engkau, maka kami tidak akan tahu tujuan diri kami diciptakan. Sehingga kami sibuk dengan yang fana yang akan membuat kami terpedaya sampai kami tidak bisa mengenali kekurangan diri.

Sahabat….
marilah kita istiqomah, tawakal dan tawaduk dalam meraih cintaNya.
Marilah kita ikhlas, sabar tabah dan ridho,
agar kita bisa melihat, makna dan keindahan serta kenikmatan dalam derita itu.

Sahabatku yang terkasih….
Hanya ini yang bisa aku ukir di atas lembaran kertas putih ini. Aku berharap di akhirat nanti, kita termasuk ke dalam orang-orang yang mendapatkan kebahagian. Yang dapat menyaksikan kehadiranNya

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 23 November 2011 in Isi Hati

 

Tag: , , ,